TEKNOLOGI DIGITAL
Nama : Dika Andrian Husniadhy
Kelas : 4KA31
NPM : 12112095
Jurusan : Sistem Informasi
TEKNOLOGI DIGITAL
Teknologi Digital adalah
teknologi yang dilihat dari pengoperasionalannya tidak lagi banyak menggunakan
tenaga manusia. Tetapi lebih cenderung pada sistem pengoprasian yang serba
otomatis dan canggih dengan system komputeralisasi/format yang dapat dibaca oleh
komputer. Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem menghitung sangat
cepat yang memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai nilai-nilai numeris.
Pada teknologi analog, gambar dan suara diubah menjadi gelombang radio, maka
teknologi digital menkonversi gambar dan suara menjadi data digital yang
terdiri dari angka 1 dan 0. Dengan teknologi digital ini, gambar yang
ditampilkan memiliki kualitas warna yang lebih natural dan resolusi yang lebih
baik, tidak pecah atau turun kualitasnya jika gambar ditampilkan di layar yang
besar.
Berbagai alat yang banyak
ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan merupakan alat yang sudah biasa kita
gunakan seperti televisi, radio, komputer, dan telepon. Berbagai alat tersebut
pada mulanya ditemukan dengan memakai sistem yang berbasis analog, tapi karena
adanya perkembangan teknologi dan penemuan teknologi digital sehingga membuat
alat-alat sederhana seperti yang disebutkan di atas tersebut menjadi semakin
canggih karena sekarang kebanyakan pengoperasiaanya menggunakan system berbasis
digital.
Jadi meski sangat berguna,
semua komputer analog buatan manusia memiliki kelemahan besar yaitu mereka
tidak dapat mengukur cukup teliti. Masalahnya terletak pada kemampuan mereka
untuk secara konsisten terus menerus merekam perubahan yang terus menerus
terjadi. Pada setiap pengukuran, selalu terdapat peluang untuk keragu-raguan .
Berbeda dengan komputer analog, komputer digital mampu melakukan pengukuran
yang jauh lebih tepat karena komputer tersebut tidak melakukan keragu-raguan serta
cukup teliti dan cepat. Maka sistem-sistem digital memberikan tiga keuntungan
atas sistem-sistem analog yaitu :
1) Sangat mengurangi jumlah data yang
diperlukan untuk memproses, menyimpan, meng-display, dan mengirim informasi.
2) Bisa mereproduksi data dengan tidak
terbatas jumlahnya tanpa pengurangan kualitas.
3) Bisa dengan mudah memanipulasi
data dengan presisi tinggi.
Revolusi Digital
Revolusi Digital adalah
perubahan dari teknologi mekanik dan elektronik analog ke teknologi digital
yang telah terjadi sejak tahun 1980 dan berlanjut sampai hari ini. Revolusi itu
pada awalnya mungkin dipicu oleh sebuah generasi remaja yang lahir pada tahun
80-an. Analog dengan revolusi pertanian, revolusi Industri, revolusi digital
menandai awal era Informasi.
Revolusi digital ini telah
mengubah cara pandang seseorang dalam menjalani kehidupan yang sangat canggih
saat ini. Sebuah teknologi yang membuat perubahan besar kepada seluruh dunia,
dari mulai membantu mempermudah segala urusan sampai membuat masalah karena
tidak bisa menggunakan fasilitas digital yang semakin canggih ini dengan baik
dan benar. Berikut sejarah singkat mengenai Revolusi Digital dalam perkembangan
teknologi dunia.
Daftar isi
1 Sejarah Teknologi
2 Perkembangan Teknologi Digital
2.1 Perkembangan Komputer
2.2 Lahirnya World Wide Web/WWW
2.3 Ponsel
2.4 Situs Jejaring Sosial
2.5 Teknologi digital semakin berkembang
3 Konversi Teknologi
4 Dasar Teknologi Informasi dan Komunikasi
5 Dampak Sosial dan Ekonomi
5.1 Efek positif
5.2 Efek negatif
5.3 Informasi dan privasi
5.4 Hak Cipta
6 Awareness (Kewaspadaan)
7 Referensi
Sejarah Teknologi
Teknologi yang mendasar
ditemukan pada tahun 1980 ini dan menjadi ekonomis untuk diadobsi secara luas
setelah penemuan Personal Computer. Teknologi revolusi digital dikonversi
sebelumnya adalah analog ke dalam sebuah format digital. Dalam komunikasi
digital misalnya perangkat keras mengulangi kemampuan mampu memperkuat sinyal
digital dan menyebarkannya tanpa kehilangan informasi dalam sinyal. Hal yang
sama pentingnya dengan revolusi adalah kemampuan untuk dengan mudah memindahkan
informasi digital antara media, dan untuk mengakses atau mendistribusikannya
jarak jauh.
Perkembangan Teknologi Digital
·
Perkembangan Komputer
Komputer adalah sistem
elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan
diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input,
memprosesnya, dan menghasilkan output dibawah pengawasan suatu langkah
instruksi- instruksi program dan tersimpan di memori (storage program).
Pengolahan data dengan menggunakan computer dikenal dengan nama Pengolahan data
elektronik (PDE) atau Elektronik Data Processing (EDP). Pengolahan data adalah
manipulasi dari data kedalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti berupa
informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik, yaitu computer. Komputer
yang kita gunakan sekarang ini tidak serta merta muncul begitu saja melainkan
melalui proses yang panjang dalam evolusinya. Hal ihwal munculnya komputer
mungkin dapat dilihat dalam kilas balik sejarah sejak digunakannya Abacus –
ditemukan di Babilonia (Irak) sekitar 5000 tahun yang lalu – sebagai alat
perhitungan manual yang pertama, baik di lingkup sekolah maupun kalangan
pedagang, saat itu. Pada periode selanjutnya telah banyak ditemukan alat-alat
hitung mekanikal sejenis yaitu Pascaline yang ditemukan oleh Blaine Pascal pada
tahun 1642, Arithometer oleh Charles Xavier Thomas de Colmar pada tahun 1820,
Babbage’s Folly oleh Charles Babbage pada tahun 1822, dan Hollerith oleh Herman
Hollerith pada tahun 1889. Kesemuanya masih berbentuk mesin sepenuhnya tanpa
tenaga listrik. Ukuran dan kerumitan strukturnya berdasarkan atas tingkat
pengoperasian perhitungan yang dilakukan. Barulah pada tahun 1940, era baru
komputer elektrik dimulai sejak ditemukannya komputer elektrik yang menerapkan
sistem aljabar Boolean. [3] Pada dekade 1980-an komputer menjadi mesin yang
akrab bagi masyarakat umum di negara maju, dan jutaan orang membeli komputer
untuk digunakan di rumah, termasuk 17 juta Commodore 64 s sendiri antara tahun
1982 dan 1994.
·
Lahirnya World Wide Web/WWW
Pada tahun 1992 World Wide
Web dirilis ke [5] dengan 1996, Internet berada di kesadaran mainstream dan
banyak bisnis website yang tercantum dalam iklan mereka. Pada tahun 1999,
hampir setiap negara memiliki sambungan, dan lebih dari setengah Amerika
menggunakan Internet secara teratur. Pada tahun 1989, 15% rumah tangga di
Amerika Serikat komputer yang dimiliki, pada tahun 2000, ini adalah sampai
dengan 51%.
Sejarah Web bermula di
European Laboratory for Particle Physics (lebih dikenal dengan nama CERN), di
kota Geneva dekat perbatasan Perancis dan Swiss. CERN merupakan suatu
organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Dibulan Maret 1989, Tim
Berners Lee dan peneliti lainnya dari CERN mengusulkan suatu protokol sistem
distribusi informasi di Internet yang memungkinkan para anggotanya yang
tersebar di seluruh dunia saling membagi informasi dan bahkan untuk menampilkan
informasi tersebut dalam bentuk grafik. Web Browser pertama dibuat dengan
berbasiskan pada teks. Untuk menyatakan suatu link, dibuat sebarisan nomor yang
mirip dengan suatu menu. Pemakai mengetikkan suatu nomor untuk melakukan
navigasi di dalam Web. Kebanyakan software tersebut dibuat untuk
komputer-komputer yang menggunakan Sistem Operasi UNIX, dan belum banyak yang
bisa dilakukan oleh pemakai komputer saat itu yang telah menggunakan Windows.
Tetapi semua ini berubah setelah munculnya browser Mosaic dari NCSA (National
Center for Supercomputing Applications). Pada 1990, Berners-Lee, yang kali ini berusia
35 tahun, berpikir ulang dan menghidupkan kembali proyeknya. Kali ini ia
bekerja dengan sebuah mesin yang sangat canggih, komputer NeXT buatan Steve
Jobs (pendiri Apple). Kebetulan, komputer tersebut memiliki paduan perangkat
keras dan perangkat lunak yang tepat untuk menampilkan informasi secara visual.
[7] Selama beberapa bulan, Berners-Lee menulis ulang program komputernya dan
berhasil menciptakan browser, sejenis perangkat penjelajah internet. Ia juga
membuat beberapa halaman web yang bisa diakses. Ini adalah versi pertama dari
World Wide Web, nama yang dicetuskan sendiri oleh Berners-Lee dan biasa
disingkat WWW.
· Ponsel
Ponsel menjadi pemandangan
umum di negara-negara barat, dengan bioskop mulai menampilkan iklan memberitahu
orang-orang untuk membungkam ponsel mereka. Martin Cooper merupakan penemu
ponsel yang digunakan lebih dari separuh populasi dunia. Handset pertama
dilahirkannya pada 1973 dengan bantuan tim Motorola dengan berat dua kilogram.
Ketika dia menderita di jalanan New York dan membuat panggilan ponsel pertama
dari prototipe ponselnya, dia tidak pernah membayangkan perangkat buatannya itu
akan sukses suatu saat. Untuk memproduksi ponsel pertama, Motorola memerlukan
biaya setara dengan US$1 juta. “Di 1983, ponsel portabel berharga US$4 ribu
(Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta). Cooper mengatakan bahwa
timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua bahan ke dalam sebuah
ponsel untuk pertama kalinya. Namun akhirnya desainer industri telah melakukan
pekerjaan super dan insinyur menyelesaikan dua kilogram perangkat ponsel
pertama. “Bahan yang sangat penting untuk ponsel pertama adalah baterai dengan
berat empat atau lima kali daripada ponsel yang ada saat ini. Waktu hidup
baterai 20 menit. [8] Setelah merevolusi masyarakat di [dunia [dikembangkan]]
pada 1990-an, revolusi digital menyebar ke massa di negara berkembang pada
tahun 2000-an. Pada akhir tahun 2005 populasi Internet mencapai 1 miliar dan 3
milyar orang di seluruh dunia ponsel yang digunakan oleh akhir dekade ini. Saat
ini, televisi transisi dari analog ke sinyal digital.
·
Situs Jejaring Sosial
Situs jejaring sosial
merupakan sebuah web berbasis pelayanan yang memungkinkan penggunanya untuk
membuat profil, melihat list pengguna yang tersedia, serta mengundang atau
menerima teman untuk bergabung dalam situs tersebut. [10] Hubungan antara
perangkat mobile dan halaman web internet melalui "jaringan sosial"
telah menjadi standar dalam komunikasi digital. Awal mula situs jejaring sosial
ini muncul pada tahun 1997 dengan beberapa situs yang lahir berbasiskan
kepercayaan setelah itu kejayaan situs jejaring sosial mulai diminati mulai
dari tahun 2000-an serta 2004 muncul situs pertemanan bernama Friendster lanjut
ke tahun-tahun berikutnya tahun 2005 dan seterusnya muncul situs-situs seperti
MySpace, Facebook, Twitter dan lain-lain. Zaman semakin canggih karena
teknologi yang selalu diperbaharui, segala sesuatu saat ini lebih mudah
dilakukan. Selain dampak positif banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari jejaring
sosial.
Teknologi digital semakin berkembang
Semakin canggihnya
teknologi digital masa kini membuat perubahan besar terhadap dunia, lahirnya
berbagai macam teknologi digital yang semakin maju telah banyak bermunculan.
Berbagai kalangan telah dimudahkan dalam mengakses suatu informasi melalui
banyak cara, serta dapat menikmati fasilitas dari teknologi digital dengan
bebas dan terkendali. Tetapi di sayangkan semakin berkembangnya teknologi
justru semakin banyaknya kejahatan yang terdeteksi. Maka dari itu segala
sesuatunya harus memiliki perlindungan hak cipta dan mengontrol anak-anak dan
remaja khususnya. Begitu banyak game online yang menyebabkan kerusakan mental
anak saat ini, pornografi dan pelanggaran hak cipta pun banyak dilanggar.
Konversi TeknologiCatatan Gramophone
perkembangan ke CD ke .Mp3 :
Awalnya, piringan hitam
merupakan sebuah alat yang memiliki pena yang bergetar untuk menghasilkan bunyi
dari sebuah disc, alat yang diperlukan untuk memutar piringan hitam adalah
Gramophone seiring berkembangnya teknologi kemudian piringan hitam berfungsi
untuk merekam suara ataupun video dan setelah itu berkembang menjadi CD, CD
dibuat dalam usaha merampingkan media penyimpanan musik dengan memperbaiki
kualitas suara yang dihasilkan. Kemudian MP3, untuk mempermudah dalam mendengar
ataupun memutar video/musik.
VHS tape untuk DVD untuk Blu-ray :
Format baru untuk menyimpan
data berupa video. Format ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan akan teknologi
HDTV (High Definition TV) yang menjanjikan kualitas video yang jauh lebih
tajam. Sekeping Blu-ray dengan single-layer mampu menyimpan data hingga 27 GB.
Hal ini setara dengan 2 jam video dengan kualitas tinggi (high defenition) atau
sekitar 13 jam dengan kualitas video standar. Sedangkan untuk double layer,
mampu menampung hingga 54 GB untuk sekitar 4,5 jam video dengan kualitas tinggi
atau 20 jam dengan kualitas video standar. Bahkan ada rencana untuk
mengembangkan terus ukurannya hingga dua kali lebih besar.
ü Analog penyiaran untuk penyiaran
digital
ü Telepon umum ke ponsel
ü E-book
ü Mail ke email
ü Analog Fotografi ke Fotografi Digital
Dasar Teknologi Informasi dan Komunikasi
Yang mendasari revolusi
digital adalah perkembangan komputer elektronik digital, yang komputer pribadi,
dan khususnya mikroprosesor dengan kinerjanya terus meningkat (seperti yang
dijelaskan oleh [Moore [s hukum]]), yang memungkinkan teknologi komputer untuk
tertanam ke berbagai objek besar dari kamera ke pemutar musik pribadi. Sama
pentingnya adalah pengembangan teknologi transmisi termasuk jaringan komputer
ing, para Internet dan penyiaran digital. 3G ponsel, yang tumbuh pesat
penetrasi sosial pada tahun 2000, juga memainkan peran yang sangat besar dalam
revolusi digital karena mereka secara bersamaan memberikan hiburan di
mana-mana, komunikasi, dan konektivitas online. Teknologi Informasi tidak hanya
terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang
digunakan untuk menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi
komunikasi untuk mengirimkan informasi.
Dampak Sosial dan Ekonomi
·
Efek positif
Aspek positif termasuk
keterkaitan yang lebih besar, komunikasi lebih mudah, dan paparan informasi
yang pada masa lalu bisa lebih mudah telah ditindas oleh totaliter rezim.
Dampak ekonomi dari
revolusi digital telah besar. Tanpa World Wide Web (WWW), misalnya, globalisasi
dan outsourcing tidak akan hampir sama layak seperti sekarang. Revolusi digital
secara radikal mengubah cara individu dan perusahaan berinteraksi. Perusahaan
daerah kecil tiba-tiba diberi akses ke pasar yang jauh lebih besar.
Konsep-konsep seperti On-demand jasa dan manufaktur dan cepat menjatuhkan biaya
teknologi membuat inovasi-inovasi baru yang mungkin dalam semua aspek industri
dan kehidupan sehari-hari.
Setelah kekhawatiran awal
seorang IT Produktivitas Paradox semakin banyak bukti bahwa teknologi digital
telah secara signifikan meningkatkan produktivitas dan kinerja bisnis.
Kemajuan teknologi
informasi yang serba digital membawa orang ke dnia bisnis yang revolusioner
(digital revolution era) karena dirasakan lebih mudah, murah, praktis, dan
dinamis dalam berkomunikasi dan memperoleh informasi. Seeperti internet
misalnya saat ini menjadi sebuah solusi untuk beberapa kalangan. Di zaman yang
semakin terbuka inilah segalanya terasa lebih mudah dan praktis tentu saja
dibalik kesempurnaan ini terdapat banyak sisi negatif atau dampak negatif. Maka
segala sesuatu yang dilakukan harus memenuhi proses untuk melindungi setiap hak
cipta.
·
Efek negatif
Efek negatif termasuk
informasi yang berlebihan predator internet, dan saturasi media. Dalam beberapa
kasus, karyawan perusahaan menggunakan meresap perangkat digital portabel dan
komputer bekerja terkait untuk penggunaan pribadi - email, instant messaging,
lalu game komputer online ataupun tidak sering ditemukan atau dianggap
mengurangi produktivitas seseorang. Pada masa kini perubahan siknifikan yang
disebabkan oleh game online terjadi pada anak-anak dan remaja karena terlalu
banyak mengahbiskan waktu di depan komputer mereka menjadi kurak produktif
dalam melakukan sesuatu dan bermasalah pula pada kesehatan mata serta penyakit
yang lainnya belum lagi kerusakan moral. Komputasi personal dan non-kegiatan
kerja digital terkait di tempat kerja sehingga membantu menyebabkan bentuk kuat
invasi privasi, seperti merekam keystroke dan informasi penyaringan aplikasi
(spyware dan isi-kontrol perangkat lunak). Selain itu banyak juga efek negatif
karena terlalu bebasnya situs situs porno, sangat tidak baik untuk seseorang
ketika terus menerus menyaksikan hal tersebut karena dapat merusak kinerja otak
dan syaraf. Serta masalah-masalah yang begitu banyak kaitannya dengan teknologi
yang semakin luas ini.
Informasi dan privasi
Privasi pada umumnya
menjadi perhatian selama revolusi digital. Kemampuan untuk menyimpan dan
memanfaatkan jumlah besar seperti informasi beragam dibuka kemungkinan untuk
melacak kegiatan individu dan kepentingan. Libertarian sosial dan hak privasi
pendukung takut kemungkinan Orwellian masa depan di mana struktur kekuasaan
terpusat kontrol rakyat melalui surveilans pemantauan otomatis dan informasi
pribadi dalam program seperti CIA Information Awareness Office. Konsumen dan
tenaga pendukung menentang kemampuan untuk mengarahkan pasar untuk individu,
diskriminasi dalam mempekerjakan dan pinjaman keputusan, invasif memonitor
perilaku karyawan dan komunikasi dan umumnya keuntungan dari informasi pribadi
tanpa sengaja bersama.
Para Internet, terutama WWW
pada 1990-an, membuka jalan baru untuk komunikasi dan berbagi informasi.
Kemampuan untuk berbagi informasi dengan mudah dan cepat dalam skala global
membawa dengan itu suatu tingkat baru [kebebasan [berbicara]]. Individu dan
organisasi tiba-tiba diberi kemampuan untuk mempublikasikan tentang topik
apapun, ke khalayak global, dengan biaya diabaikan, terutama dibandingkan
dengan setiap teknologi komunikasi sebelumnya. Proyek kerja sama besar bisa
diusahakan (misalnya Perangkat lunak open source proyek, SETI @ home).
Komunitas individu yang berpikiran sama dibentuk (misalnya MySpace, Tribe.net).
Perusahaan daerah kecil tiba-tiba diberi akses ke pasar yang lebih besar.
Dalam kasus lain,
kelompok-kelompok kepentingan khusus serta lembaga-lembaga sosial dan keagamaan
yang ditemukan banyak konten pantas, bahkan berbahaya. Banyak orangtua dan
organisasi keagamaan, terutama di Amerika Serikat, menjadi khawatir dengan
pornografi yang lebih mudah tersedia untuk anak di bawah umur. Dalam keadaan
lain proliferasi informasi mengenai topik-topik seperti pornografi anak,
membuat bom, melakukan tindakan terorisme, dan kegiatan kekerasan lainnya
mengkhawatirkan kelompok yang berbeda banyak orang. Kekhawatiran tersebut
memberikan kontribusi untuk argumen untuk sensor dan regulasi di WWW.
Hak Cipta
Hak Cipta juga menemukan
kehidupan baru dalam revolusi digital. Kemampuan luas konsumen untuk
memproduksi dan mendistribusikan reproduksi yang tepat dari karya yang
dilindungi secara dramatis mengubah lanskap kekayaan intelektual, khususnya di
musik, film, dan industri televisi. Revolusi digital, terutama mengenai berbagi
privasi, hak cipta, sensor dan informasi, tetap menjadi topik kontroversial.
Sebagai revolusi digital berkembang masih belum jelas apa sejauh mana
masyarakat terkena dampak dan akan diubah pada masa depan.
Hak cipta adalah
terminologi hukum yang menggambarkan hak-hak yang diberikan kepada pencipta
untuk karya-karya mereka dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Jenis
karya yang dilindungi oleh hak cipta adalah: buku, program komputer, pamflet,
susunan perwajahan karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis
lainnya; ceramah, kuliah, pidato dan ciptaan lainnya yang diwujudkan dengan
cara diucapkan: alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu
pengetahuan: ciptaan lagu atau musik dengan atau tanpa teks, termasuk
karawitan, dan rekaman suara; drama, tari (koreografi), pewayangan, pantomim;
karya pertunjukan; karya siaran; seni rupa dalam segala bentuk seperti seni
lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase, seni
terapan yang berupa seni kerajinan tangan: arsitektur, peta, seni batik,
fotografi, sinematografi, terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, dan karya
lainnya dari hasil pengalihwujudan.Pencipta karya asli dan ahli warisnya
dilindungi oleh hak cipta, dan mereka memiliki hak-hak dasar tertentu. Hak
tersebut adalah hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya; memberi
izin pihak lain untuk menggunakan haknya dengan tidak mengurangi
pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pencipta suatu karya dapat melarang atau tidak mengizinkan orang lain untuk
melakukan:
- Memperdengarkan/memperlihatkan
kepada publik, seperti cerita panggung atau karya music
- Peniruan
dalam berbagai bentuk, seperti publikasi cetak atau rekaman suara
- Perekaman
: misalnya dalam bentuk CD, kaset, atau video
- Penyiaran
: melalui radio, kabel atau satelit
- Penerjemahan
ke dalam bahasa lain atau mengadaptasi, misalnya novel dibuat menjadi film
layar lebar
Banyak karya yang
dilindungi oleh hak cipta memerlukan distribusi, komunikasi, dan investasi
keuangan untuk penyebarluasannya (misalnya, publikasi rekaman suara dan film).
Lebih jauh lagi, pencipta sering menjual hak atas karya mereka kepada individu
atau perusahaan yang memiliki kemampuan yang tinggi dalam pemasaran sehingga
dapat memberikan pemasukan yang besar. Pembayaran biasanya tergantung pada
penggunaan aktual atas karya tersebut, yang kemudian disebut sebagai royalti.
Hak-hak ekonomis ini memiliki batas waktu, yaitu secara umum sampai dengan 50
tahun setelah pencipta meninggal dunia, dengan beberapa pengecualian pada
beberapa bentuk karya cipta. Batas waktu tersebut memberikan kesempatan kepada
pencipta dan ahli waris untuk mengambil keuntungan finansial dalam jangka waktu
yang rasional. Hak cipta juga melindungi hak moral, yaitu hak untuk menuntut
kepemilikan suatu karya, dan hak untuk tidak menyetujui perubahan yang dapat
membahayakan reputasi penciptanya.
·
Awareness (Kewaspadaan)
Meskipun telah ada manfaat
besar untuk masyarakat dari revolusi digital, terutama dalam hal aksesibilitas
informasi ada sejumlah kekhawatiran. Kekuatan diperluas komunikasi dan berbagi
informasi, meningkatkan kemampuan untuk teknologi yang sudah ada, dan munculnya
teknologi baru membawa dengan itu banyak peluang potensial untuk eksploitasi.
Revolusi digital membantu mengantar era baru pengawasan massal, menghasilkan
berbagai baru sipil dan hak asasi manusia isu. Keandalan data menjapada masalah
karena informasi dengan mudah dapat direplikasi, namun tidak mudah
diverifikasi. Revolusi digital memungkinkan untuk menyimpan dan melacak fakta,
artikel, statistik, serta minutia tidak layak sampai sekarang.
Dari perspektif sejarawan,
sebagian besar sejarah manusia diketahui melalui benda fisik dari masa lalu
yang telah ditemukan atau diawetkan, terutama dalam dokumen tertulis. Arsip
digital mudah untuk menciptakan tetapi juga mudah untuk menghapus dan
memodifikasi. Perubahan dalam penyimpanan format dapat membuat pemulihan data
sulit atau hampir mustahil seperti dapat penyimpanan informasi pada media usang
untuk mana peralatan reproduksi tidak tersedia, dan bahkan mengidentifikasi apa
data tersebut dan apakah itu kepentingan dapat hampir mustahil jika tidak lagi mudah
dibaca atau jika ada sejumlah besar file tersebut untuk mengidentifikasi.
Informasi dilewatkan sebagai penelitian otentik atau studi harus diteliti dan
diverifikasi.
Dengan proliferasi besar
seperti informasi yang menjadi mungkin untuk menulis sebuah artikel mengutip
sumber-sumber yang sepenuhnya palsu, juga didasarkan pada sumber-sumber palsu.
Masalah-masalah ini lebih
diperparah oleh penggunaan manajemen hak digital teknologi yang sedang
dirancang untuk hanya memungkinkan data untuk dibaca pada mesin tertentu,
mungkin membuat masa depan data recovery mustahil. Menariknya, Voyager Golden
Record, yang dimaksudkan untuk dibaca oleh yang cerdas luar bumi (mungkin
paralel yang cocok untuk seorang manusia dari masa depan yang jauh), dicatat
dalam analog, bukan format digital khusus untuk interpretasi mudah dan
analisis.
Perkembangan
Teknologi Informasi dan Komunikasi yang begitu pesat pada saat ini mau tidak
mau, setuju atau tidak setuju tentu akan membuka cakrawala pemikiran kita bahwa
di jagad maya terdapat beraneka macam jenis informasi atau sumber belajar yang
tidak terbatas jumlahnya. Tentu kita semua akan setuju jika dikatakan bahwa
kita harus memanfaatkan beraneka ragam informasi yang tersebar di jagad maya
tersebut sebagai sumber belajar setelah melalui seleksi yang didasarkan kepada
kebutuhan pembelajaran, pertimbangan moral, agama dan lain, dan lain-lain.
Revolusi digital memang membawa kemudahan untuk masa depan, dengan tetap
mempertimbangkan hak asasi dan pertimbangan moral.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda